sarihunhasan


JIN – JIN

Ehm…!! waktu itu suasana hati lagi senang, saya putuskan untuk main (silaturrohmi) ke dosen saya, Beliau bernama Bpk. Samsul Arifin (Bandar kidul-Kediri). Ini adalah silaturrohmi saya yang pertama hanya untuk membuktikan sendiri cerita teman bahwa beliau ini termasuk orang yang mempunyai kelebihan di bidang gaib/JIN.

Sesampainya di rumah beliau, ternyata bertepatan ada dua orang tamu, setelah dipersilakan masuk , saya mengambil duduk agak jauh dari tamu, berharap bisa mencuri dengar pembicaraan , saya pasang konsentrasi dan pendengaran (dikarenakan mereka berbicara terlalu pelan). Lagi asik-asik dengar pembicaraan, saya melihat ada bayangan anak kecil di ruang tengah, saya amati terus polah anak itu, kadang ia duduk di kursi, kadang duduk dimeja, sesekali ia memandang saya dengan senyuman lucunya. Cukup lama saya memperhatikan anak itu sampai-sampai sudah gak perhatikan pembicaraan Bpk. Samsul dengan tamunya.

Melihat saya terus memperhatikan ruang tengah Bpk. Samsul kemudian menghampiri saya dan bilang pada saya bahwa anak itu perwujudan JIN, beliau mengatakan bahwa biasanya JIN itu hanya mau menampakkan diri pada orang yang disukainya saja, kata beliau JIN yang saya lihat itu sering menampakkan diri berwujud Gadis Remaj yang cantik. baru kali ini saja menampakkan diri dengan wujud anak kecil. Bpk. Samsul kemudian menyuruh saya masuk saja ke ruang tengah, saya pikir ini kesempatan untuk bercakap dengan JIN itu, ternyata saya salah, saya disuruh mengambilkan minuman untuk dua orang tamu itu (asem…).

Kemudian saya duduk lagi, dan terus melihat anak kecil itu, dalam hati saya bilang kepada anak itu ,kalau benar apa yang dikatakan Bpk. Samsul coba pakai wujud gadis cantik, anak kecil itu menoleh sambil geleng kepala , karena geleng kepala (tanda tak mau) kemudian saya tawarkan jalan-jalan, ternyata ia mau. Karena Jin itu mau akhirnya saya pamit, Bpk. Samsul hanya senyum dan bilang “Hati-hati”.

Sampai diluar, eh… ternyata Jin itu gak ikut keluar, kena tipu pikir saya. Tapi gak apalah sudah terlanjur pamit akhirnya tetap pulang, Sesampai di perempatan Kemuning pas Lampu merah, karena saya mau belok ke kiri (arah Tulungagung) saya dapat terus jalan, Tiba-tiba ada yang menepuk pundakku, Saya lirik kelihatan ada seseorang yang tidak begitu jelas dalam pandangan saya sepertinya agak transparan tubuhnya (bukan bajunya).

Saya yakin bahwa itu makhluk gaib/JIN, karena tidak mungkin manusia tubuhnya transparan, Tiba-tiba Jin itu bertanya “apa kamu ingin melihat duniaku ?”. saya jawab mau saja asal tidak sesuatu yang mengejutkan, Si JIN bilang dunianya serupa dengan dunia manusia tapi tidak sama.

Seketika itu pemandangan yang tampak oleh saya mulai agak aneh, Jalan yang saya lalui masih terlihat jelas, baik aspalnya batas desa disekitar jalan, pohon yang saya ketahui juga masih terlihat, Tapi yang berubah adalah ketika saya mengamati jalan yang saya lalui sepertinya ada garis (marka jalan) yang tidak putus-putus, rumah-rumah disekitar jalan kelihatan sangat padat dan tampak tidak beraturan, biasanya saya dapat melihat hamparan sawah, kali ini hanya berisi rumah dan pasar, dan kelihatan banyak sekali manusia di sekitar jalan, yang hal ini tidak biasa saya temui. Ketika berpapasan dengan pengendara lain atau ada kendaraan yang mendahului saya, saya melihat ada perbedaan yang saya lihat, ada orang berkendara naik sepeda motor tapi kepala orang itu tampak oleh saya adalah kepala anjing, ada yang kepala ular, harimau. adapula yang tampak bercahaya. saya juga sempat menyapa seseorang yang saya dahului, tapi tidak mau menjawab, menolehpun tidak. dalam hati saya berkata, ternyata menyenangkan lewat daerah sini, begitu banyak pemandangan baru yang belum pernah saya lihat sebelumnya, Jalan tetap sama tapi pemandangan berubah. Disekitar daerah Pondok Ploso saya dikejutkan oleh suara orang yang menyapa saya, katanya saya berkendara terlalu pelan, ternyata benar juga di speedmeter hanya menunjuk di atas angka nol sedikit, padahal perasaan saya sudah melaju di atas 50 Km/jam.

Terlalu asik mengamati saya jadi lupa Jin tadi, Pas di Jembatan Mojo, saya iseng melihat spion, MasyaAllah…. ternyata kepala saya tidak terlihat di kaca spion,buru-buru saya bertanya pada Jin di belakang saya mengapa kok bisa begini, gak gaulkan berjalan tanpa kepala, Jin itu hanya bilang bahwa kepala saya tidak keman-mana ,masih ditempat semula dan tidak ada perubahan sama sekali hanya saja akan terlihat sedikit pucat. Jin juga bilang bahwa tidak kelihatannya kepala saya di kaca spion dikarenakan pengaruh alam gaib, karena waktu itu posisi kepala saya sudah masuk di alam Jin, namun bila ada orang yang melihat saya akan kelihatan tetap pakai kepala, Jin juga bilang bahwa orang berkepala binatang itu adalah manusia seperti saya juga hanya watak dominan manusia itu yang membuat kepala terlihat kepala hewan atau tampak bersinar. Jin juga bilang bahwa manusia akan terlihat jelas watak aslinya oleh bangsa Jin diwujudkan dengan perubahan wujud kepala tadi. saya pun iseng bertanya pada Jin bagaimana dengan saya ?, Jin bilang dengan suara agak keras “Kamu tidak Punya Kepala”, mendengar jawaban Jin saya jadi Ngogel (bahasa Indonesia Ngogel apa ya..?), berkendara terasa tidak nyaman. Sesampai di Cuiri tiba-tiba sepeda motor kesayangan saya mogok , saya lihat  ternyata bensin habis, melihat itu si Jin bilang gak usah kuatir, kemudian Jin mengusap tangki motor, saya lihat eh… sudah ada isinya walaupun sedikit. akhirnya saya bisa selamat dan tiba di rumah. Saya ajak Jin tadi untuk masuk rumah, tapi, ia menolak katanya ia masih ada sedikit urusan, tapi ia berpesan, besok saya disuruh balik lagi di Cuiri tempat motor saya tadi mogok dan disuruh menemui penjual bensin eceran, dan saya disuruh membayar bensin tadi, sebelum membayar saya disuruh bertanya pada pemilik toko apakah tadi malam ada anak kecil yang disuruh kakaknya hutang bensin satu liter?.

eh.. saya jadi ingat dan bertanya pada Jin itu apakah ia yang anak kecil di rumah pak Samsul, ternyata ia mengiyakan. oh ternyata Jin yang menemani tadi adalah Jin yang dirumah pak Samsul, ternyata ia benar-benar mau saya ajak jalan-jalan.

Karena penasaran, keesokan harinya saya datang ke toko bensin, ternyata benar Jin itu hutang bensin satu liter, (saya kira Jin mengambil dari dalam perut bumi). akhirnya saya bayar itu bensin.


6 Komentar so far
Tinggalkan komentar

kang gimana caranya biar bisa masuk alam jin,,???
hatur nuhun,,,

kalau caranya saya belum tahu, karena pengalaman saya semua terjadi begitu saja atas izin Allah semata, mohon ma’af.

Komentar oleh yosep yusnandar

mas, cra mlihat makhlut ny gmna yh
n pnduan agr g tkut mlihat ny ap yh
aq pngen bsa liat gtuan, pi yg sya tkut kn cma pda saat awl ny dtank yg seram2 gtu jdi mhon panduan ny yh. . .
pliss, send to my facebook, soal ny kdank aq bsa lupa almat website mas ne . . .
emmail sya ne,
bang.ucok29@yahoo.com

mhon di jwab s cpat ny mlui psan yh mas . . .
terima kasih . . .

Komentar oleh Bang Ucok

om, tolong saya diterawang. banyak hal ganjil yg saya alami

Pengetahuan tentang kegaiban, kadang datangnya tidak disangka-sangka.Cobalah berkunjung ke orang pinter di daerah anda ( arah selatan rumah anda ), dia punya jawaban lebih mendalam tentang diri anda.

Komentar oleh toni

mas boleh mnta no@…

Komentar oleh Goueslojo Ber

gw pernah liat anak kecil warna nya biru.

Komentar oleh VENDRA

tolong donk terawang saya apa ada khodamnya tidak

Komentar oleh andrie




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: