sarihunhasan


Perbedaan dalam memandang Agama Islam
21 Juli 2010, 17:01
Filed under: Agama | Tag: ,

Sarihun anakku : Jangan kamu heran dengan adanya perbedaan  pandangan, amalan atau tingkah laku umat beragama Islam. Hal ini disebabkan karena kodrat manusia dan kodrat agama itu sendiri.

Sarihun anakku : Ketahuilah dan cobalah kamu renungkan, Agama Islam itu adalah pandangan hidup yang diberikan Allah kepada umat   melalui Nabi Muhammad. Dan yang terkandung di dalamnya adalah mutlak darinya bukan hasil musyawarah dengan Nabi Muhammad atau makhluk lain, dan diturunkan secara lengkap dan sudah merupakan perpaduan yang serasi, karena lengkap dan serasi itulah maka kita harus menerima seluruhnya tanpa dikurangi atau ditambahkan. Hanya saja karena kita manusia yang lemah dan terbatas, maka pengamalannya menjadi tidak sempurna. itulah sebabnya mengapa kamu melihat berbagai perbedaan dalam pandangan atau pengamalan agama.

Sarihun anakku : Kamu tentu tahu dengan ambeng (tumpeng) , diolah dari berbagai jenis makanan dan sayuran, disusun sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah hidangan yang mempunyai tampilan cantik dan menarik. dan lihatlah ketika tumpeng itu diberikan atau disuguhkan kepada sekelompok orang, kamu akan mendapati ada sebagian orang yang mengambil nasi sedikit, lauk, sayur ada pula yang mengambil ikannya saja, karena ia suka ikan, ada yang mengambil nasinya  saja karena ia berpantangan daging (vegetarian) ada yang hanya mengambil buahnya saja karena ia sudah kenyang. Itu semua karena pengaruh yang timbul dari diri mereka.

Begitu juga ketika Agama Islam diturunkan, ada yang mengambil amalan ini dan itu atau amalan yang berbeda, bukan karena apa anakku, itu karena dorongan yang timbul dari diri kita berbeda. Kamu akan melihat sebagian cenderung dengan ibadah ini dan sebagian cenderung dengan ibadah lain, senyampang itu masih bagian dari Agama (tumpeng) maka itu sudah bukti penerimaan kita terhadap hidangan dari Allah yang berupa agama. Kita boleh mengamalkan amalan yang berbeda dengan yang lain, tapi kita tidak boleh menyalahkan atau memprotes amalan lain. Dan Yang lebih tidak boleh  lagi itu kita memprotes mengapa hidangannya begini dan begitu , bila suka terimalah saja maka kamu termasuk Islam, bila gak suka maka pergilah saja maka kamu kafir.


17 Komentar so far
Tinggalkan komentar

Sepertinya tidak harus sesempit ini memandangnya sob… Perbedaanpun harus dilihat lagi, Bila memang sesuai syariah tak apalah di hormati, bila tidak maka harus diperangi baik secara halus maupun dengan keras. Karena ini bukan masalah yang sepadan dan seringan tumpeng sob. Salam….

Maaf bila kritik ini menyakitkan.

Terima kasih nasehatnya, Pemberian terindah dari sesama adalah kritik dan saran.

Komentar oleh Blog Keluarga

Kata-kata yang bijak mas… Memang betul, apapun pandangan Agama tentu saja hanya untuk Allah.. Lagipula kalau tak ada Padangn berbeda tak kan ada sebuah kebenaran sejati dalam islam

Komentar oleh Hairullah

memang sebuah hal yang tak mungkin jika memaksakan manusia untuk berpikir seragam. jika itu terjadi maka mungkin kiamat sudah terjadi dahulu kala karena pikiran yang seragam akan menjadikan kehidupan stagnan dan tak dinamis. Biarlah perbedaan ada, asal tidak menyimpang dari jalan yang telah di gariskan…😀😀😀

Komentar oleh krupukcair

assalmu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh bro..^^”

sebelumnya salam kenal.. ^^

hmn…, perbedaan bagiku merupakan suatu anugerah yang sangat besar.. insyallah..🙂, karena dengan perbedaan aku dapat banyak pemahaman dan ilmu yang memberi dampak baik untukku dan lingkungan sekitarku atau buruk untukku dan lingkunganku atau baik untukku tapi tidak untuk lingkunganku atau buruk untukku tapi baik untuk lingkunganku..(mengenai Hidup.. ^^), dari perbedaan aku di ajarkan tuk memilih mana yang akan aku pilih…(subhanallah), sedangkan agama islam bagiku adalah tuntunan yang lurus, pegangan.. agar di saat aku memilih.. aku memilih bukhan karena egoku, melainkan karena memang itulah yang HAK (insyallah)…, sehingga segala yang ku pilih insyallah hanya karena-Nya..,:-),
jadi pendapatku apapun bentuk amalan yang akan kita lakukan, walaupun itu berbeda dengan yang lain, yang penting amalan kita masih merujuk kepada Alqur’an, bukhan kepada ego kita…,(insyallah wallahu ‘alam…)

sebelumnya maaf ya mas bila ada kata2ku yang salah..(^^)v..

wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.. ^^

Wa’alaikum salam warohmatullahi wabarokatuh.
kenal balik juga, memang benar pilhan dengan berdasar Al-Qur’an adalah yang paling sempurna, bukan akal atau ego (nafsu).

Komentar oleh bagdo ^^

bagus,… bermakna,.. dan mantap,….

Komentar oleh Cara beli rumah

Sekedar ingin mengucapkan salam kenal dari komunitas keluarga miskin. Semoga berkenan mengunjungi blog kami untuk menyumbang kesempatan meraih masa depan yang lebih baik dan harmonis
Terima kasih

Komentar oleh sempulur

salam hangat selalu.
terima kasih sudah berkunjung di blog saya. hargai perbedaan karena dengan perbedaan hidup bisa menjadi indah.

Komentar oleh sangpelembuthati

Subhanallah………beautiful Posting, Met Idul Fitri, jangan lupa ikutan lomba postingan blog di web kami

Komentar oleh Pesona Muslim

sebuah prosa yang indah. sebenarnya yang benar sudah jelas yang batil pun sudah jelas, tinggal kitanya bisakah menundukkan hawa nafsu atau tidak…

Ya, setuju,, hawa nafsu adalah yang sangat menjengkelkan, dibuang atau dimatikan gak bisa, dibiarkan merusak.

Komentar oleh Usup Supriyadi

Assalam,

Islam itu agama yang ilmiah maupun Amaliah, Islam itu Sangat Tinggi dan Sangat Dalam, seperti air sumus, semakin diambil airnya maka airnya akan semakin banyak dan bersih. Semakin banyak Umat yang berpikir di jalan agama maka akan semakin mengangkat derajat Umat ISlam di mata dunia, namun sekedar berdebat dikarenakan masalah khilfiyah hanya akan menjadikan Islam sbg momok untuk umat yang lain. Masuklah Islam secara Kaffah. Maka takkan ada perbedaan yang kau rasakan antara satu dengan yang lainnya, karena semuanya itu adalah Kehendak Allah SWT.

(trima kasih sdh mau mampir di blok kami)

Komentar oleh Asrul As-shufi

Analogi yang bagus. Bagi saya, lakukan yang harus dilakukan, hindari yang dilarang, dan pilihlah yang boleh dipilih.

Komentar oleh Sabjan Badio

alhamdulillah,atas berkatat rahmat allah
kami siap membantu masaalah bagi saudara yg ada permasalahan hidup
1)kena santet atau guna guna
2)memisahkan pil atau wil
3)seret rejeki karena ulah seseorang yg gak suka
4)penarikan energi alam
insyaallah kami siap membantu maslah saudara
semoga bermanfaat
silahkan konsultasi
anwarmuhamad93@yahoo.co.id
semoga bermanfaat
amien

Komentar oleh anwar

iyaaa dan syangnya prbedaan itu acap kali timbulkan pertikaian😦

Komentar oleh ipah

sebuah perumpamaan yang sederhana dan begitu familiar tetapi mungkin kita kurang begitu memahami dan menerima sebuah perbedaan, peran pengabdian kita sebagai pelaku dari tata cara yang telah baku diatur Yang Maha Mengatur kadang sedikit menyimpang menjadi sebuah peran dengan atribut hakim sekaligus jaksa

bukankah kita seharusnya duduk bersama dengan kepala dingin, saling meluruskan ketika ada yang bengkok, saling menunjukan noda ketika ada yang kotor……

semua mungkin bisa terjadi saat kita tanggalkan ego, mengendapkan hati, mendinginkan kepala, berpikir, menerima, bertindak dan yang paling penting mengembalikan peran diri kita pada hak-nya

dan yang paling utama kembali pada sumber hukum yang jelas dan menjadi patokan tanpa rekayasa…….

Komentar oleh winant

Ass….yg pasti Islam itu “rahmatan lil ‘alamin”.

Komentar oleh laki-laki malam

Ass. salam kenal sob…ente buat istilah tentang keberagaman seseorang tentang memaknai isi dari kandungan islam cakep dah….ane setuju prakata yg ente buat sederhana tapi maknenye cukup dalam

Komentar oleh supratikno

Maasya Allah…

Ternyata Blog ini menerangkan ttg Hakikat Islam, bersumber dari seorang yg benar Tahu dan Kasyaf. Semuanya adalah pengejawantahan dari Al quran. Sy tidak sedang menyanjung siapapun, ttp blog ini memang sangat bermutu, bagi saya yg haus Ilmu dan Hidayah. Dunia mistik memang menarik, ttp itu adalah sekedar efek, apalah arti Ilmu tanpa keimanan. Ajaran Tauhid ini terasa lbh dalam dan lebih besar manfaatnya. Mohon izin untuk membaca dan memahaminya, mudah mudahan bisa menjadikan ahlakku lebih mulia, di tengah zaman yg carut marut ini, pikiran orang selalu dalam konteks duniawi dan lupa akherat.
Sekiranya akan lebih baik kalo postingannya di perbanyak Pak.? Misalnya tentang Hakikat Hidup, Syafaat Rosululloh, Makna Laailaaha illallah, dll..dll.

Mohon Maaf kalo ada kata yg salah.

Terima Kasih.

Fb : Rudy Suwarno dr Kediri.

Komentar oleh Logret




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: